Artikel Terkini


Apa Itu Kateterisasi Jantung?

Jantung
16 March 2026
image

Kateterisasi jantung merupakan tindakan medis yang dirancang untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung Anda.  Prosedur ini juga penting dilakukan untuk mendeteksi apakah terdapat masalah pada jantung dan mengobati beberapa masalah jantung.

Prosedur ini paling banyak dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan orang yang sering mengalami sakit dada. Sakit pada dada tersebut kemungkinan merupakan gejala dari penyakit jantung koroner. Selain sakit dada, ada berbagai alasan mengapa dokter melakukan kateterisasi jantung.

Indikasi Kateterisasi Jantung

Berikut beberapa kegunaan kateterisasi jantung:

  • Mengevaluasi aliran darah dan oksigen di berbagai bagian jantung Anda.
  • Menilai kekuatan otot jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
  • Melihat seberapa baik kinerja katup jantung.
  • Mengobati penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
  • Merencanakan pengobatan yang tepat. Khususnya jika Anda baru pulih dari serangan jantung tapi masih merasakan sakit dada, mendapatkan hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan bahwa Anda memiliki penyakit jantung, atau Anda mengalami serangan jantung yang menyebabkan jantung rusak parah.
  • Mengoreksi jantung yang cacat dengan operasi kecil.
  • Mengambil sampel otot jantung untuk mengetahui apakah Anda terkena infeksi jantung atau tumor.
  • Memeriksa penyakit jantung bawaan pada anak-anak.

Beginilah Prosedur Kateterisasi Jantung

Prosedur kateterisasi jantung dilakukan oleh dokter spesialis jantung di rumah sakit. Selama menjalani kateterisasi jantung, Anda akan tetap sadar dan bisa mengikuti semua arahan dari dokter. Saat akan menjalani prosedur kateterisasi jantung, tim medis akan menyuntikkan obat sedatif yang akan membuat Anda merasa tenang.

Kemudian, dilakukan proses pembersihan dan pencukuran bulu pada area yang akan dimasukkan kateter, yaitu suatu alat seperti selang tipis yang fleksibel. Setelah bersih, dokter akan menyuntik obat bius lokal agar Anda tidak merasa sakit saat kateterisasi dilakukan.

Proses kateterisasi dimulai dengan membuat sebuah lubang kecil di pembuluh darah, yang disusul oleh pemasangan tabung pada lubang tersebut, untuk menjaga mulut lubang tetap terbuka. Kemudian, dokter akan memasukkan kawat penuntun dari lubang pembuluh darah hingga ruang jantung. Setelah itu, kateter dimasukkan mengikuti kawat penuntun dari pembuluh darah sampai ke jantung. Kawat penuntun akan ditarik dan dikeluarkan kembali, sementara kateter tetap di dalam.

Lalu, dokter akan memasukkan zat pewarna kontras ke dalam kateter. Monitor akan merekam kondisi jantung Anda yang terlihat dari perjalanan zat pewarna kontras di pembuluh darah. Hasil rekaman ini akan muncul di layar monitor ruang operasi sehingga memudahkan dokter untuk melihat keadaan jantung Anda. Akhirnya, dokter bisa mulai melakukan tes, pengobatan, atau segala tindakan medis yang diperlukan sesuai dengan kondisi Anda.

Saat kateterisasi jantung, dokter bisa pula melakukan angiogram koroner atau angiografi jantung. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui apakah Anda memiliki gangguan pada arteri koroner atau tidak.

Setelah proses kateterisasi jantung selesai, Anda akan dibawa ke ruang pemulihan selama beberapa jam. Selama di ruangan ini, Anda diharuskan tidur telentang dengan kondisi kaki lurus dan tidak boleh beranjak dari tempat tidur. Tim medis kemudian akan menutup rapat area lubang kateterisasi guna menghentikan perdarahan. Detak jantung, nadi, dan tekanan darah juga akan dicek.

Risiko yang Mungkin Terjadi

Setiap tindakan medis, apalagi yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, pastinya memiliki risiko. Begitu pula dengan kateterisasi jantung. Berikut beberapa risiko yang mungkin terjadi:

  • Perdarahan.
  • Memar.
  • Infeksi.
  • Pembekuan darah.
  • Reaksi alergi pada obat-obatan atau zat kontras.
  • Kerusakan pada arteri dan jaringan jantung.
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Kerusakan ginjal.
  • Serangan jantung.
  • Stroke.
  • Emboli atau masuknya udara ke dalam pembuluh darah.

Jika Anda dirujuk untuk melakukan kateterisasi jantung oleh dokter, persiapkan diri Anda sebaik-baiknya. Biasanya, Anda akan diminta untuk berpuasa setidaknya enam jam sebelum prosedur dilakukan. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan masalah ini kepada dokter. Informasikan pada dokter jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan atau zat apa pun, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, baik pada saat maupun setelah kateterisasi jantung.

Baca selengkapnya
Artikel Terbaru

9 Buah yang Berkhasiat untuk Pengidap Penyakit Jantung Kronis
Jantung
15 March 2026

Berbicara penyakit jantung, tentunya membicarakan banyak faktor penyebabnya. Salah satunya adalah pola makan yang buruk, sehingga menimbulkan penyakit yang memicu penyakit jantung. Contohnya, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kolesterol tinggi.

Lantas, makanan apa sih yang baik untuk pengidap penyakit jantung? Ringkasnya, banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk jantung yang sehat. Nutrisi ini bisa diperoleh dari sayuran, lauk-pauk, hingga buah-buahan.

Nah, menyoal buah-buahan, buah seperti apa sih yang baik untuk jantung? Penasaran? Berikut penjelasannya!

1. Alpukat, Kaya Lemak Sehat

Alpukat merupakan salah satu buah yang baik bisa dikonsumsi oleh pengidap penyakit jantung. Buah ini kaya lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk jantung.  Lemak tak jenuh tunggal ini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Awas, tingginya kadar LDL di dalam tubuh bisa memicu sederet masalah pada jantung.

Tak cuma itu aja, manfaat alpukat bagi pengidap penyakit jantung. Buah ini banyak mengandung kalium, nutrisi penting yang dibutuhkan jantung. Menurut beberapa penelitian, 4,7 gram kalium perhari bisa menurukan tekan darah dan meminimalkan risiko terserang stroke.

2. Mengkudu, Turunkan Tekanan Darah

Buah yang satu ini diduga bisa menjaga tekanan darah tetap stabil. Makanya, mengkudu sering dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah pada pengidap hipertensi. Ingat, pengidap penyakit jantung harus selalu menjaga tekanan darahnya. Tekanan darah yang stabil juga bisa meminimalkan penyakit jantung dan stroke.

Keisitmewaan mengkudu bukan itu saja. Buah ini mengandung xeronin, vitamin, dan mineral penting yang mampu memperbaiki fungsi tubuh. Menariknya lagi, mengkudu juga kaya antioksidan. Nah, antioksidan ini bisa membantu memperlebar saluran pembuluh darah yang menyempit. Dengan kata lain, jantung pun tak mesti bekerja ekstra untuk memompa darah.

3. Aprikot, Mengandung Banyak Vitamin

Selain dua buah di atas, aprikot juga baik untuk pegidap penyakit jantung. Buah ini banyak mengandung vitamin A, C, E, dan K, serta kaya kalium, serat, dan karotenoid. Singat kata, semua nutrisi tersebut berkontribusi meningkatkan fungsi jantung.

Ambil contoh vitamin C. Vitamin ini bisa melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas. Sedangkan kalium, bisa menurunkan tekanan darah dengan “melemaskan” arteri dan pembuluh darah.

4. Anggur, Kaya Antioksidan

Coba tebak, apa manfaat anggur bagi pengidap penyakit jantung? Buah ini mengandung antioksidan bernama polifenol dan resveratrol. Kedua bertindak sebagai antioksidan dan bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah.

5. Tomat, Kaya Kalium

Tomat mengandung banyak kalium yang diduga dapat menjaga jantung agar tetap sehat. Di samping itu, buah ini juga mengandung senyawa antioksidan bernama likopen. Nah, likopen ini bisa membantu tubuh untuk menghilangkan lemak jahat, mengurangi seranga njantung, dan mencegah tersumbatnya pembuluh darah.

6. Berries

Stroberi, blueberry, atau raspberry, memainkan peran sentral dalam kesehatan jantung. Buah berries kaya akan antioksdan bernama anthocyanin yang bisa melindungi tubuh dari stres oksidatif dan peradangan. Hati-hati, kedua kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

7. Buah Manggis, Antioksidan Super

Menurut beberapa penelitian, kulit manggis (bukan dagingnya) memiliki manfaat yang baik bagi jantung. Kulit manggis yang telah di ekstrak mengandung zat xanthones. Zat ini mengandung antioksidan super yang bisa membantu untuk mengobati penyakit jatung. Xanthones diduga mampu mengurangi penumpukan lemak dan melebarkan pembuluh darah.

8. Pisang, Hindari Hipertensi

Pisang merupakan buah lainnya yang baik untuk jantung. Buah ini banyak mengandung kalium yang dipercaya mampu menurunkan tekanan darah. Nah, hal inilah yang bisa menurunkan risiko hipertensi yang memicu penyakit jantung.

9. Jeruk, Melon, dan Pepaya

Selain delapan buah di atas, buah-buahan seperti jeruk, melon, dan pepaya tak kalah baiknya. Ketiga buah ini banyak mengandung beta-karoten, kalium, magnesium, dan serat yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan jantung.

]
Baca selengkapnya
Cara Bijak Menghadapi dan Mendampingi Orang yang Terinfeksi HIV
Hidup Sehat
13 March 2026

Semua orang bisa tertular human immunodeficiency virus (HIV), yaitu virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Virus ini dapat berpindah jika seseorang sering melakukan hubungan seks berisiko, berbagi jarum suntik, tertular dari ibu ke bayi selama kehamilan dan persalinan, hingga dari pasangan yang sudah menikah sekalipun.Orang terdekat Anda, seperti sahabat dan anggota keluarga, juga tak mustahil menjadi orang yang positif HIV. Jika memiliki kedekatan hubungan, mungkin rekan maupun anggota keluarga Anda akan berbagi cerita mengenai statusnya itu pada Anda.Pada saat momen tersebut, sudahkah Anda siap untuk memberikan dukungan, kepada orang terdekat yang positif HIV?

Bagaimana cara kita menghadapi orang yang terinfeksi HIV?

Berikut ini cara-cara yang bisa Anda lakukan, jika teman atau anggota keluarga bercerita bahwa ia baru saja dinyatakan positif HIV atau sudah lama menjadi orang dengan HIV.

1. Mempelajari tentang HIV

Anda mungkin belum memahami sepenuhnya mengenai HIV dan AIDS serta perbedaan keduanya. Selain itu, Anda mungkin juga takut tertular hanya karena berteman dengan orang yang positif HIV, akibat memercayai berbagaimitos HIV dan AIDS.Penting untuk diingat: Tetep berteman dan berhubungan baik dengan orang yang positif HIV tidak akan membuat Anda juga tertular. Walau tergolong sebagai virus pembawa penyakit menular, HIV hanya dapat berpindah melalui darah atau cairan tubuh saat berhubungan seks, penggunaan jarum suntik, dan beberapa kasus kehamilan serta persalinan.HIV tidak dapat berpindah dengan pelukan, sentuhan, tinggal serumah, atau berbagi tempat tidur dengan orang yang mengalami infeksi virus tersebut. Selain itu, HIV juga tidak dapat ditularkan melalui penggunaan alat makan bersama.

2. Menjaga rahasia orang yang positif HIV

HIV dan AIDS merupakan infeksi yang sangat personal. Apabila orang terdekat Anda menceritakan statusnya yang positif HIV, pastikan untuk menjaga rahasianya dengan baik.Menjadi orang yang positif HIV, terutama di Indonesia, masih dibayang-bayangi stigma sosial. Misalnya, pada awal tahun 2019 di kota Solo, Jawa Tengah, 14 anak dengan HIV dikeluarkan dari sekolah atas desakan wali siswa lainnya.Selalu simpan rahasia orang terdekat Anda yang terinfeksi HIV. Biarkan ia sendiri yang bercerita dengan orang lain, apabila itu memang menjadi keputusannya.

3. Luangkan waktu untuk mendampinginya

Dinyatakan positif HIV bukanlah hal yang dapat diterima dengan mudah. Sebisa mungkin, luangkan waktu jika orang terdekat Anda membutuhkan teman untuk membicarakan penanganan dan perawatan untuk kondisinya, atau sekadar ngobrol bersama.Selain itu, Anda juga dapat meluangkan waktu bersama sahabat Anda dalam melakukan kegiatan positif dan menyenangkan bersama-sama. Misalnya, jalan-jalan santai, atau sekadar nongkrong di kafe kesukaannya.Dukungan ini penting untuk Anda berikan, karena orang yang positif HIV lebih rentan menderita gangguan mental daripada orang negatif HIV. Orang dengan HIV dilaporkan berisiko dua kali lebih tinggi terhadap kondisi depresi.

3. Bantu mereka untuk menjalani gaya hidup sehat

Anda dapat membantu dan mengingatkan rekan Anda pabila ia masih menjalani gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup tak sehat tersebut termasuk merokok, mengonsumsi alkohol, atau obat-obatan yang berbahaya. Sebab, rokok, obat-obatan berbahaya, serta alkohol, dapat memberikan efek negatif yang lebih besar pada penderita HIV.

4. Edukasi orang-orang di sekitar tentang HIV & AIDS

Ada kalanya orang-orang lain di lingkungan Anda belum memahami tentang HIV. Sehingga, mereka masih memiliki pemahaman keliru mengenai HIV, AIDS, dan penderitanya.Anda telah mempelajari mengenai HIV, penularan virus tersebut, dan penanganannya. Dengan begitu, Anda dapat menyampaikan kepada mereka mengenai hal yang sudah Anda ketahui mengenai HIV dan AIDS.

Bisakah orang yang positif HIV bertahan hidup?

Jawabannya, bisa. Dengan kemajuan ilmu kesehatan, saat ini telah tersedia obat antiretroviral (ARV) yang bisa membantu orang yang positif HIV memiliki harapan hidup seperti halnya Anda.Tak hanya itu, orang yang positif HIV juga masih bisa melakukan aktivitas yang sama dengan Anda. Misalnya, berkencan, berhubungan seks dengan aman, menikah, dan memiliki anak.Memiliki virus HIV, tidak otomatis membuat fungsi hidup seseorang berhenti. Menjalani komitmen untuk mengonsumsi ARV seumur hidup bisa membuat orang dengan HIV memiliki hidup yang juga berkualitas.

]
Baca selengkapnya
Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?
Jantung
10 March 2026

Jantung merupakan organ vital yang berfungsi yang memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan kesehatan jantung yang dapat terjadi dapat mengganggu fungsinya, seperti gangguan irama jantung (aritmia) atau penyempitan arteri (aterosklerosis). Lantas, seseorang yang didiagonis penyakit jantung (kardiovaskuler), apakah bisa sembuh?

Apakah penyakit jantung bisa sembuh?

Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian yang paling umum, selain kanker. Penyakit ini tidak hanya menyerang organ jantung saja, tapi juga pembuluh dan otot-otot di sekitarnya.

Sayangnya, penyakit kardiovaskuler tidak bisa disembuhkan. Itu artinya, seseorang yang didiagnosis terserang penyakit ini, akan terus memiliki penyakit ini sepanjang hidup. Walaupun begitu, periset terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan jawaban apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak.

Dilansir dari situs Cleveland Clinic, baru-baru ini studi sedang mengembangkan terapi sel induk untuk menyembuhkan penyakit jantung.

Pada terapi ini, bagian sel-sel di jantung yang rusak akan akan dirangsang untuk melakukan regenerasi (pemulihan dari kerusakan). Caranya, mengurangi kerusakan sel dengan mengeluarkan hormon lokal.

Hanya saja, jaringan yang telah diperbaiki tidak seutuhnya kembali membaik, justru menjadi beban bagi jantung. Kerja jantung akan semakin berat dan ini dapat meningkatkan terjadinya risiko gagal jantung, sebagai salah satu komplikasi penyakit jantung akibat terganggunya aktivitas kelistrikan di jantung.

Selain itu, obat-obatan baru juga sedang dikembangkan untuk menurunkan kadar kolesterol jadi lebih rendah. Akan tetapi, belum ada obat yang berhasil menghilangkan plak-plak yang terbentuk di sepanjang pembuluh darah arteri.

Mengendalikan gejala penyakit jantung

Meskipun jawaban apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak masih “abu-abu” alias belum jelas, kabar baiknya penyakit ini bisa dikendalikan. Maksudnya, pasien dengan penyakit ini bisa meringankan gejalanya sekaligus mencegah keparahannya.

Gejala penyakit jantung yang meliputi sesak napas dan nyeri dada ini bisa diredakan dengan minum berbagai macam obat, seperti:

  • Obat antikogulan (mengurangi pembekuan darah), seperti warfarin dan heparin.
  • Obat antiplatelet agent (mencegah trombosit saling menempel dan menggumpal), seperti clopidogrel.
  • Obat beta-blocker (menurunkan tekanan darah dan memperlambat denyut jantung), seperti bisoprolol.
  • Obat penurun kolesterol, seperti simvastatin.

Selain minum obat penyakit jantung, tersedia juga berbagai prosedur medis untuk mengurangi keparahan gejala, di antaranya:

  • Angioplasti

Prosedur memperluas area pembuluh darah yang menyempit dengan menempatkan kateter yang ujungnya berbentuk balon atau laser.

  • Aterektomi

Menempatkan kateter yang ujungnya berupa alat pemotong untuk memotong plak yang menyumbat arteri.

  • Operasi bypass jantung

Operasi jantung terbuka untuk mengatasi penyumbatan arteri dengan membuat saluran baru agar darah mengalir ke otot jantung.

  • Stent jantung

Penempatan tabung kawat (ring jantung) untuk membuka arteri selama angioplasti atau permanen.

  • Transplantasi jantung

Pengangkatan jantung yang rusak dan menggantinya dengan jantung manusia lain yang sehat hasil pendonoran.

Jadi, daripada memusingkan apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak, akan lebih baik pasien fokus untuk mengikuti perawatan. Terlalu sibuk memikirkan penyakit, dikhawatirkan bisa membuat pasien semakin stres. Hal ini dapat mengakibatkan tekanan darah naik, susah tidur, dan akhirnya memperburuk penyakit yang dimiliki.

Cobalah untuk meningkatkan pikiran positif dan tahu cara yang ampuh bagi Anda untuk mengurangi stres, seperti menyulam, berkebun, atau baca buku.

Di samping itu, perawatan penyakit jantung juga perlu disempurnakan dengan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Ini meliputi penerapan diet jantung, berhenti merokok, dan rajin melakukan olahraga yang aman untuk jantung.

Setelah memahami penjelasan di atas, pasien tidak perlu lagi mempertanyakan apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak.

Sekarang ini, hal terpenting yang menjadi prioritas utama bagi pasien penyakit jantung adalah menjaga kesehatan tubuh tetap maksimal. Ikuti pengobatan dan perawatan rumahan yang dianjurkan dokter spesialis yang menangani kondisi Anda.

 

]
Baca selengkapnya
Punya Darah Kental, Ternyata Berisiko Kena Penyakit Jantung
Jantung
7 March 2026

Umumnya penyebab penyakit jantung umumnya adalah penumpukan plak di arteri. Meski demikian, ada pula berbagai kondisi seperti hipertensi, obesitas, dan kadar kolesterol tinggi juga menjadi faktor tingginya risiko penyakit jantung (kardiovaskuler). Tidak hanya itu, darah kental juga disebut-sebut sebagai faktor yang juga membuat seseorang berisiko terkena penyakit jantung. Bagaimana bisa, ya? Cari tahu jawabannya di sini.

Mengapa orang yang punya darah kental berisiko sakit jantung?

Kondisi darah juga menjadi penentu stabilitas dan kesehatan fungsi jantung karena organ ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika kondisi darah bermasalah, kemungkinan besar aktivitas jantung juga akan terganggu. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah kondisi darah kental (tebal).

Orang yang memiliki darah tebal berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke. Darah kental sendiri merupakan darah mengandung lebih banyak sel darah merah.

Tidak hanya sel darah merah, Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa ketebalan darah (viskositas darah) juga dipengaruhi tingginya kadar lemak dalam darah dan peradangan kronis di dalam tubuh.

Jadi begini, darah yang normal akan mengalir lancar melewati pembuluh darah dan sampai ke jantung. Darah ini diibaratkan seperti air yang mengalir di dalam selang.

Sementara darah yang kental berisiko mengalir lebih lambat melewati pembuluh darah dan jantung. Jika dianalogikan, darah yang kental ini seperti madu yang melewati selang air.

Ketika aliran darah yang lambat tersebut bergerak, risiko untuk terjadi pengendapan semakin besar. Pada akhirnya, banyak gumpalan-gumpalan yang terbentuk.

Kondisi ini membuat banyak jaringan tubuh mengalami kekurangan oksigen serta nutrisi, termasuk jantung dan otot-ototnya. Efek dari darah kental inilah yang nantinya berisiko membuat seseorang mengalami gejala penyakit jantung, seperti sesak napas dan nyeri dada (angina).

Selain itu, darah kental membuat jantung harus bekerja ekstra untuk memindahkannya ke seluruh tubuh. Ini bisa membuat kesehatan jantung jadi menurun.

Golongan orang yang rentan memiliki darah kental

Darah kental bisa dialami siapa saja. Namun pada orang-orang tertentu, darah kental cenderung lebih mudah terbentuk, yakni pada orang dengan polisitemia vera.

Polycythemia vera adalah kelainan darah langka yang membuat tubuh meningkatkan sel-sel darah, terutama sel darah merah. Peningkatan sel darah merah inilah yang membuat darah jadi kental dan akhirnya berisiko besar memicu serangan jantung, stroke, dan kerusakan organ.

Situs kesehatan John Hopkins menyebutkan bahwa polisitemia vera disebabkan oleh perubahan mutasi genetik. Seseorang dengan kelainan darah ini, kerap kali mengalami tubuh lemas, sakit kelapa, pusing, dan mudah mengalami perdarahan pada gusi atau mimisan.

Tips mencegah pengentalan darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung

Peneliti sudah menemukan alasan kenapa darah kental berisiko menyebabkan penyakit jantung. Dengan begitu, meminimalkan viskositas darah bisa jadi salah satu cara mencegah penyakit jantung.

Guna mencegah darah mengental, Anda bisa menerapkan tips berikut ini:

  • Berhenti merokok

Merokok jadi penyebab penyakit jantung. Selain membuat darah menjadi lebih kental, zat kimia rokok juga menyebabkan peradangan pada pembuluh darah jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Oleh karena itulah, Anda sangat dianjurkan untuk berhenti dari kebiasaan buruk ini. Cobalah untuk m

engurangi jumlah batang rokok per harinya. Jangan secara mendadak, tapi perlahan-lahan. Konsultasikan pada dokter atau ahli kesehatan jika Anda kesulitan untuk berhenti merokok.

  • Perbanyak minum air putih

Memperbanyak minum air putih bisa mencegah penyakit jantung. Ini karena air dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi terbentuknya darah kental yang berisiko menyebabkan sakit jantung.

Anda bisa mengonsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari. Namun melakukan hal ini bukan jaminan darah Anda tak akan mengental, tapi memang kebiasaan ini akan membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

  • Konsumsi makanan sehat bergizi

Darah kental yang berisiko meningkatkan penyakit jantung juga terjadi karena konsumsi makanan berlemak yang berlebihan. Jadi, mulai saat ini batasi konsumsi makanan yang berlemak dan mengandung kolesterol tinggi.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung seperti kacang-kacangan dan ikan yang mengandung omega 3. Sempurnakan dengan tambahan buah dan sayur agar nutrisi menu makanan Anda jadi lebih lengkap.

]
Baca selengkapnya
Artikel Terpopuler

Ketahui Manfaat Mangan bagi Kesehatan Tubuh

Ada beragam manfaat mangan bagi kesehatan. Mangan adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan otak, sistem saraf, dan sistem enzim tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

Tubuh kita tidak bisa memproduksi mangan. Maka dari itu, manfaat mangan hanya bisa diperoleh dari makanan yang kaya akan mineral ini, antara lain biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, kerang, tiram, remis, kopi, teh, dan air mineral.

Beragam Manfaat Mangan

Berikut ini adalah sejumlah manfaat mangan bagi kesehatan tubuh:

1. Menjaga kesehatan tulang

Bersama kalsium, zinc, dan tembaga, mangan bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang. Khususnya pada orang lanjut usia (lansia), mangan dan nutrisi-nutrisi ini dapat mendukung kepadatan mineral tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis hingga komplikasinya.

2. Melawan radikal bebas berlebih

Mangan adalah bagian dari enzim antioksidan yang penting bagi tubuh, yakni enzim superoksida dismutase (SOD). Antioksidan ini berfungsi untuk melindung tubuh dari radikal bebas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel, sehingga Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis, seperti kanker.

3. Mengontrol kadar gula darah

Mangan adalah salah satu mineral yang terlibat dalam pengeluaran hormon insulin, yakni hormon yang diperlukan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dengan tercukupinya mangan, kerja insulin menjadi optimal, sehingga kadar gula dalam darah tetap stabil.

4. Meningkatkan fungsi dan kesehatan otak

Mangan dapat merangsang pergerakan impuls listrik yang lebih cepat dan efisien di dalam otak ataupun ke seluruh tubuh. Dengan begitu, fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah, akan meningkat.

Di samping itu, mangan juga dapat bekerja sebagai pelancar aliran darah ke otak. Kadar mangan yang cukup dalam tubuh dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan menurunkan risiko terjadinya penyakit seperti stroke.

5. Mempercepat proses penyembuhan luka

Mangan juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, karena mangan berperan penting dalam pembentukan kolagen pada sel-sel kulit. Kolagen merupakan salah satu senyawa yang diperlukan untuk menyembuhkan luka. Dengan produksi kolagen yang maksimal, luka bisa sembuh dengan lebih cepat.

6. Meredakan gejala PMS

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mangan yang dikombinasikan dengan kalsium dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), seperti kram dan nyeri perut, kecemasan, perubahan suasana hati, bahkan depresi.

7. Menjaga fungsi dan kesehatan kelenjar tiroid

Mangan juga berperan dalam produksi hormon tiroksin oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroksin berperan dalam banyak proses metabolisme tubuh. Hormon ini dapat mengontrol nafsu makan, menjaga berat badan ideal, dan memastikan kerja organ tubuh tetap optimal.

Manfaat mangan untuk kesehatan tidak lagi diragukan. Namun, kadar mangan dalam tubuh tetap ada batasnya. Hal ini karena mangan adalah salah satu mineral yang termasuk dalam jenis logam berat.

Paparan mangan yang berlebihan atau dalam jangka lama dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti tremor, kekakuan otot, serta kerusakan pada paru-paru, hati, ginjal, dan sistem saraf pusat. Jadi, Anda perlu berhati-hati jika mengonsumsi suplemen yang mengandung mangan.

Konsumsi harian mangan sebenarnya sudah bisa Anda penuhi dari makanan yang kaya akan mineral ini. Jika Anda berniat untuk mengonsumsi suplemen mangan, berkonsultasilah dulu dengan dokter.

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

Fakta Tentang Jantung

Bagaimana jantung manusia berfungsi?
Setiap hari jantung berdetak hingga 100.000 kali dan memompa 2000 galon darah ke seluruh tubuh. Meskipun ukuran jantung tidak sebesar kepalan tangan orang dewasa namun jantung memiliki pekerjaan untuk menjaga ketersediaan darah mengalir 60.000 mil pembuluh darah. Darah bertugas memberi makan organ dan jaringan. Setiap kerusakan pada jantung atau katupnya dapat mengurangi kekuatan memompa dan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras untuk memenuhi permintaan darah untuk tubuh.

Pastikan jantung selalu dalam kondisi prima dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan komposisi nutrisi yang seimbang, berolahraga secara rutin setiap hari.

Apa itu denyut jantung?
Denyut jantung memiliki rentang normal 60-100 kali per menit. Umumnya denyut jantung lebih rendah ketika beristirahat. Denyut jantung yang normal dapat menandakan bahwa jantung juga memilki kondisi yang normal. Jika denyut jantung berada diluar rentang normal dan disertai beberapa gejala dan tanda seperti pusing atau bernafas cepat maka berkonsultasilah dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Apakah hubungan antara garam dan jantung?
Pernahkah and mendengar mitos 'Jangan makan asin-asin nanti kena darah tinggi lho'. Apa sih hubungan asin dan darah tinggi dan jantung?

Garam dapur yang biasa kita gunakan merupakan kombinasi dari dua mineral yaitu sodium dan klorida. Sodium adalah salah satu mineral yang penting bagi tubuh. Garam dapur memiliki kandungan 40% sodium dan 60% klorida. American Heart Association merekomendasikan bahwa mengkonsumsi sodium maksimal 2,3mg/hari (1 sendok teh garam)untuk orang sehat dan 1,5mg/ hari (1/2 sendok teh garam)  untuk penderita hipertensi dan orang dewasa diatas 40 tahun.
Berikut adalah takaran komposisi sodium :

  • ¼ sendok teh garam = 575mg sodium
  • ½ sendok teh garam = 1,150mg sodium
  • ¾ sendok teh garam = 1,725mg sodium
  • 1 sendok teh garam = 2,3mg sodium

Ginjal adalah bagian tubuh yang mengatur garam. Garam memiliki peran penting untuk mengatur keseimbangan cairan dlam tubuh. Garam juga berfungsi untuk mengirimkn rangsangan pada saraf dan mempengaruhi fungsi otot. Garam mempengaruhi kerja jantung ketika tubuh mengalami kelebihan garam. Kelebihan garam dlaam aliran darah akan menarik air ke dalam pembuluh darah sehingga meningktkan volume darah dalam pembuluh darah. Ketik volume darah meningkat maka tekanan darah juga meningkat. Seiring berjalannya waktu, tekanan darah yang tinggi akan menyebabkan pembuluh darah membesar atau bahkan melukai dinding pembuluh darah dan meningkatkan resiko pecahnya plak (jerawat pada pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol). Pecahnya plak akan menyebabkan aliran darah pada pembuluh darah terhambat yang dapat mengakibatkan terjadinya serangan jantung. Penambahan tekanan darah juga dapat menyebabkan kerja jantung menjadi lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Meskipun Anda tidak menderita tekanan darah tinggi, mengurangi konsumsi garam akan membantu mencegah memiliki resiko menderita tekanan darah tinggi karena pertambahan usia dan mengurangi resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung, stroke, gangguan ginjal, osteoporosis bahkan sakit kepala.

Penyakit atau gangguan pada jantung
Berikut adalah beberapa tipe penyakit jantung :

  1. Gagal jantung
    Gagal jantung bukan berarti bahwa jantung Anda berhenti berdetak. Gagal jantung dapat diartikan sebagai kondisi dimana jantung tidak dapat memompa darah sebagaimana mestinya. Jantung terus bekerj namun tidak dapat mencukupi kebutuhan darah dan oksigen untuk tubuh. Gagal jantung dapat mengancam jiwa jika tidak mendapatkan terapi pengobatan yang tepat.
  2. Aritmia
    Aritmia adalah kondisi dimana jantung memiliki gangguan pada iramanya. Ada berbagai jenis aritmia seperti jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Bradikardia adalah kondisi ketika denyut jantung kurang dari 60 kali per menit. Takikardia adalah kondisi ketika denyut jantung lebih dari 100 kali per menit. Aritmia dapat mempengaruhi kerja jantung dalam memompa darah sehingga mengakibatkan jantung tidak dapat memenuhi kebutuhan darah bagi seluruh tubuh.
  3. Gangguan pada katup jantung
    Katup pada jantung berfungsi seperti pintu pada jantung. Ketika katup pada jantung tidak dapat dapat membuka dengan sempurna maka darah yang mengalir tidak dapat normal, kondisi ini dikenal denagn stenosis. Kondisi ketika katup jantung tidak dapat menutup dengan sempurna sehingga memungkin darah bocor dikenal dengan sebutan regurgitasi.

Cara menjaga kesehatan jantung
Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Berikut beberapa cara untuk menjaga kesehatan jantung:

  1. Mengkonsumsi makanan sehat dan mengurangi konsumsi garam. Garam dapat menyebabkan metabolisme cairan pada tubuh terganggu.
  2. Tidak merokok karena tembakau dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga memicu terjadinya serangan jantung.
  3. Berolahraga minimal 30 menit setiap hari dapat membantu mencegah terjadinya serangan jantung. Jika tidak terbiasa berolahraga maka bisa dimulai dengan pergi berjalan-jalan setiap hari.
  4. Menjaga berat badan agar tetap dalam rentang normal. Karena seseorang yang menderita obesitas memiliki resiko lebih tinggi terkena serangan jantung.
  5. Tidak mengkonsumsi alkohol.
Jantung yang sehat

Ada beragam manfaat mangan bagi kesehatan. Mangan adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan otak, sistem saraf, dan sistem enzim tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

Tubuh kita tidak bisa memproduksi mangan. Maka dari itu, manfaat mangan hanya bisa diperoleh dari makanan yang kaya akan mineral ini, antara lain biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, kerang, tiram, remis, kopi, teh, dan air mineral.

Beragam Manfaat Mangan

Berikut ini adalah sejumlah manfaat mangan bagi kesehatan tubuh:

1. Menjaga kesehatan tulang

Bersama kalsium, zinc, dan tembaga, mangan bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang. Khususnya pada orang lanjut usia (lansia), mangan dan nutrisi-nutrisi ini dapat mendukung kepadatan mineral tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis hingga komplikasinya.

2. Melawan radikal bebas berlebih

Mangan adalah bagian dari enzim antioksidan yang penting bagi tubuh, yakni enzim superoksida dismutase (SOD). Antioksidan ini berfungsi untuk melindung tubuh dari radikal bebas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel, sehingga Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis, seperti kanker.

3. Mengontrol kadar gula darah

Mangan adalah salah satu mineral yang terlibat dalam pengeluaran hormon insulin, yakni hormon yang diperlukan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dengan tercukupinya mangan, kerja insulin menjadi optimal, sehingga kadar gula dalam darah tetap stabil.

4. Meningkatkan fungsi dan kesehatan otak

Mangan dapat merangsang pergerakan impuls listrik yang lebih cepat dan efisien di dalam otak ataupun ke seluruh tubuh. Dengan begitu, fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah, akan meningkat.

Di samping itu, mangan juga dapat bekerja sebagai pelancar aliran darah ke otak. Kadar mangan yang cukup dalam tubuh dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan menurunkan risiko terjadinya penyakit seperti stroke.

5. Mempercepat proses penyembuhan luka

Mangan juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, karena mangan berperan penting dalam pembentukan kolagen pada sel-sel kulit. Kolagen merupakan salah satu senyawa yang diperlukan untuk menyembuhkan luka. Dengan produksi kolagen yang maksimal, luka bisa sembuh dengan lebih cepat.

6. Meredakan gejala PMS

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mangan yang dikombinasikan dengan kalsium dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), seperti kram dan nyeri perut, kecemasan, perubahan suasana hati, bahkan depresi.

7. Menjaga fungsi dan kesehatan kelenjar tiroid

Mangan juga berperan dalam produksi hormon tiroksin oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroksin berperan dalam banyak proses metabolisme tubuh. Hormon ini dapat mengontrol nafsu makan, menjaga berat badan ideal, dan memastikan kerja organ tubuh tetap optimal.

Manfaat mangan untuk kesehatan tidak lagi diragukan. Namun, kadar mangan dalam tubuh tetap ada batasnya. Hal ini karena mangan adalah salah satu mineral yang termasuk dalam jenis logam berat.

Paparan mangan yang berlebihan atau dalam jangka lama dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti tremor, kekakuan otot, serta kerusakan pada paru-paru, hati, ginjal, dan sistem saraf pusat. Jadi, Anda perlu berhati-hati jika mengonsumsi suplemen yang mengandung mangan.

Konsumsi harian mangan sebenarnya sudah bisa Anda penuhi dari makanan yang kaya akan mineral ini. Jika Anda berniat untuk mengonsumsi suplemen mangan, berkonsultasilah dulu dengan dokter.

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

Pembedahan Pada Penyakit Jantung Koroner

Jantung merupakan organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan oksigen, nutrisi serta metabolisme sel. Dalam menjalani fungsinya, otot-otot jantung berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian dengan irama yang teratur. Otot jantung juga membutuhkan nutrisi dan oksigen yang dibawa oleh darah.

Pembuluh darah koroner merupakan pembuluh darah yang menopang kebutuhan otot jantung. Pembuluh darah koroner berjalan dipermukaan jantung, kemudian bercabang-cabang memberikan aliran darah sampai ke lapisan dalam otot jantung.  Pada umumnya, pembuluh darah koroner terdiri dari 3 bagian utama, yaitu 1 sistem pembuluh darah koroner kanan dan 2 sistem pembuluh darah koroner kiri.

Pembuluh darah koroner dapat mengalami penyempitan atau penyumbatan sehingga aliran darah ke otot jantung menjadi tidak lancar. Gangguan pembuluh darah koroner ini disebut penyakit jantung koroner (PJK).

 

Waspada, Penyakit Jantung Koroner Penyebab Utama Kematian

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) di seluruh dunia, baik di negara berkembang maupun negara maju. Penyakit jantung koroner menjadi penyebab utama pada lebih dari 1/3 kematian pada individu berusia di atas 35 tahun. Umumnya penyakit jantung koroner dimiliki oleh pasien usia lanjut, namun penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 % – 6 % penyakit jantung coroner terjadi pada usia muda (usia < 45 tahun).

Sebagian besar keluhan yang dirasakan berupa nyeri dada yang khas (angina) yaitu rasa tertekan/berat dada yang menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, bahu atau ke daerah perut bagian atas. Selain itu terdapat gejala lain yang dapat menyertai, yaitu keringat dingin, mual/muntah, nyeri perut, sesak nafas, atau sampai pingsan. Hal ini dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau timbul pada aktivitas ringan sampai berat. Namun, PJK tidak selalu memiliki gejala yang khas, atau ada juga yang tidak bergejala dan diketahui saat cek kesehatan rutin.

Jika terdapat penyempitan bermakna, yaitu terdapat penyempitan lebih dari 50% lumen pembuluh darah, maka harus dilakukan intervensi. Berberapa tindakan intervensi yang dapat diambil berupa tindakan kateterisasi dengan atau tanpa pemasangan stent atau yang biasa disebut ring/cincin di dalam pembuluh darah koroner agar aliran yang tertutup/penyempitan terbuka kembali. Tindakan kateterisasi tersebut dilakukan oleh dokter spesialis jantung intervensi.

Operasi Bedah Pintas Arteri Koroner dapat Membantu Atasi Sumbatan di Jantung

Tindakan operasi bedah pintas arteri koroner menjadi pilihan utama bila penyumbatan atau penyempitan tidak dapat ditangani dengan tindakan intervensi. Beberapa keadaan tersebut diantaranya terdapat penyumbatan total, penyempitan pada cabang utama kiri, lesi yang panjang, serta penyumbatan di tiga pembuluh darah koroner, dan kondisi-kondisi khusus lainnya.

Tindakan bedah pintas arteri koroner (coronary artery bypass graft surgery, CABG) dilakukan oleh dokter spesialis bedah jantung (Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular, BTKV). Tujuan operasi bypass adalah memberikan aliran darah ke otot jantung melalui pembuluh darah baru (graft) yang diambil dari bagian tubuh lain. Ibarat seperti jalan yang macet, terputus atau buntu, maka dibuat jembatan layang baru melewati daerah yang macet agar dapat sampai ke daerah tujuan.

Operasi ini dilakukan dengan pembiusan total, dan dipantau keadaaan pasien setiap detiknya dengan menggunakan monitoring invasive. Tahapan operasi tersebut meliputi pembukaan dinding dada untuk mencapai organ jantung, kemudian pembuluh darah yang baru sebagai graft diambil (biasanya pembuluh darah di tungkai, dinding dada, dan lengan).

Selanjutnya masuk ke tindakan utama yaitu membuat bypass graft ke target pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Operasi dapat dilakukan dalam keadaan jantung berhenti, namun darah tetap beredar ke seluruh tubuh melalui mesin jantung paru (cardiopulmonary bypass, CPB).

Setelah selesai tindakan pemasangan graft, jantung kembali berdenyut dan mesin jantung paru dilepaskan, dinding dada kembali ditutup. Selesai operasi, pasien dipantau di ICU dan bila kondisi stabil, dipindahkan ke ruangan biasa hingga dapat dipulangkan rawat jalan dengan total perawatan 5-7 hari.

Tindakan operasi ini didukung penuh oleh tim dokter yang lengkap. Mulai dari persiapan operasi sampai pasca operasi, pasien ditangani oleh beberapa spesialis yaitu, dokter BTKV, anestesi, jantung, penyakit dalam, paru, rehab-medik, gizi, THT, gigi, dan spesialisasi lain terkait kondisi yang dibutuhkan pasien.

Saat tindakan operasi terdapat tim khusus kamar operasi bedah jantung, terdiri dari dokter BTKV, dokter anestesi konsultan kardiovaskular, perawat khusus bedah jantung, penata anestesi khusus bedah jantung, dokter dan perawat perfusi yang menjalankan mesin jantung paru (perfusionist), dan tim penunjang lainnya.

Hal yang patut kita syukuri adalah kota Pekanbaru memiliki 3 pusat jantung yang dapat melayani sampai tindakan operasi bedah jantung, dimana provinsi lain bahkan belum mempunyai pusat jantung. Tentu pelayanan ini tidak kurang standarnya jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Indonesia lainnya, di luar negeri, atau di manapun sehingga masyarakat Pekanbaru dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Akses pelayanan bedah jantung ini diharapkan dapat melayani masyarakat yang membutuhkan khususnya di daerah Riau dan sekitarnya terutama di era pandemi ini. “Pusat pelayanan bedah jantung, dari Riau untuk Indonesia.”

Spesial Promo