Artikel Tentang jantung

Apakah Seseorang yang Terkena Penyakit Jantung Bisa Sembuh?
Jantung

Jantung merupakan organ vital yang berfungsi yang memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan kesehatan jantung yang dapat terjadi dapat mengganggu fungsinya, seperti gangguan irama jantung (aritmia) atau penyempitan arteri (aterosklerosis). Lantas, seseorang yang didiagonis penyakit jantung (kardiovaskuler), apakah bisa sembuh?

Apakah penyakit jantung bisa sembuh?

Penyakit jantung menjadi salah satu penyebab kematian yang paling umum, selain kanker. Penyakit ini tidak hanya menyerang organ jantung saja, tapi juga pembuluh dan otot-otot di sekitarnya.

Sayangnya, penyakit kardiovaskuler tidak bisa disembuhkan. Itu artinya, seseorang yang didiagnosis terserang penyakit ini, akan terus memiliki penyakit ini sepanjang hidup. Walaupun begitu, periset terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan jawaban apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak.

Dilansir dari situs Cleveland Clinic, baru-baru ini studi sedang mengembangkan terapi sel induk untuk menyembuhkan penyakit jantung.

Pada terapi ini, bagian sel-sel di jantung yang rusak akan akan dirangsang untuk melakukan regenerasi (pemulihan dari kerusakan). Caranya, mengurangi kerusakan sel dengan mengeluarkan hormon lokal.

Hanya saja, jaringan yang telah diperbaiki tidak seutuhnya kembali membaik, justru menjadi beban bagi jantung. Kerja jantung akan semakin berat dan ini dapat meningkatkan terjadinya risiko gagal jantung, sebagai salah satu komplikasi penyakit jantung akibat terganggunya aktivitas kelistrikan di jantung.

Selain itu, obat-obatan baru juga sedang dikembangkan untuk menurunkan kadar kolesterol jadi lebih rendah. Akan tetapi, belum ada obat yang berhasil menghilangkan plak-plak yang terbentuk di sepanjang pembuluh darah arteri.

Mengendalikan gejala penyakit jantung

Meskipun jawaban apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak masih “abu-abu” alias belum jelas, kabar baiknya penyakit ini bisa dikendalikan. Maksudnya, pasien dengan penyakit ini bisa meringankan gejalanya sekaligus mencegah keparahannya.

Gejala penyakit jantung yang meliputi sesak napas dan nyeri dada ini bisa diredakan dengan minum berbagai macam obat, seperti:

  • Obat antikogulan (mengurangi pembekuan darah), seperti warfarin dan heparin.
  • Obat antiplatelet agent (mencegah trombosit saling menempel dan menggumpal), seperti clopidogrel.
  • Obat beta-blocker (menurunkan tekanan darah dan memperlambat denyut jantung), seperti bisoprolol.
  • Obat penurun kolesterol, seperti simvastatin.

Selain minum obat penyakit jantung, tersedia juga berbagai prosedur medis untuk mengurangi keparahan gejala, di antaranya:

  • Angioplasti

Prosedur memperluas area pembuluh darah yang menyempit dengan menempatkan kateter yang ujungnya berbentuk balon atau laser.

  • Aterektomi

Menempatkan kateter yang ujungnya berupa alat pemotong untuk memotong plak yang menyumbat arteri.

  • Operasi bypass jantung

Operasi jantung terbuka untuk mengatasi penyumbatan arteri dengan membuat saluran baru agar darah mengalir ke otot jantung.

  • Stent jantung

Penempatan tabung kawat (ring jantung) untuk membuka arteri selama angioplasti atau permanen.

  • Transplantasi jantung

Pengangkatan jantung yang rusak dan menggantinya dengan jantung manusia lain yang sehat hasil pendonoran.

Jadi, daripada memusingkan apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak, akan lebih baik pasien fokus untuk mengikuti perawatan. Terlalu sibuk memikirkan penyakit, dikhawatirkan bisa membuat pasien semakin stres. Hal ini dapat mengakibatkan tekanan darah naik, susah tidur, dan akhirnya memperburuk penyakit yang dimiliki.

Cobalah untuk meningkatkan pikiran positif dan tahu cara yang ampuh bagi Anda untuk mengurangi stres, seperti menyulam, berkebun, atau baca buku.

Di samping itu, perawatan penyakit jantung juga perlu disempurnakan dengan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Ini meliputi penerapan diet jantung, berhenti merokok, dan rajin melakukan olahraga yang aman untuk jantung.

Setelah memahami penjelasan di atas, pasien tidak perlu lagi mempertanyakan apakah penyakit jantung bisa sembuh atau tidak.

Sekarang ini, hal terpenting yang menjadi prioritas utama bagi pasien penyakit jantung adalah menjaga kesehatan tubuh tetap maksimal. Ikuti pengobatan dan perawatan rumahan yang dianjurkan dokter spesialis yang menangani kondisi Anda.

 

]
Baca selengkapnya
Cegah Jantung Koroner Dengan Calsium Score
Jantung

kebanyakan orang tahu berapa nilai kadar gula darahnya, nilai kolesterol darahnya, nilai tekanan darahnya serta penilaian kesehatan pada umumnya, akan tetapi belum banyak yang mengetahui Nilai Kalsium Koroner (Coronary Calcium Score), padahal ini adalah salah satu nilai atau skor yang sangat penting. Kalsium adalah salah satu unsur pembentuk plak di dinding pembuluh darah arteri jantung bersama dengan kolesterol dan zat lainnya, bila plak menyumbat arteri jantung, akan terjadinya jantung koroner.

Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang mengenai sistem pembuluh darah koroner, yaitu sistem pembuluh darah yang memberi darah (mensuplai energi dan oksigen) ke otot jantung. Untuk bisa menjalankan tugasnya dengan baik, yaitu bergerak/berdenyut memompa darah keseluruh tubuh, otot jantung memerlukan suplai darah melalui pembuluh darah koroner. Bila ada yang menghalangi suplai darah ke otot jantung, misalnya karena ada sumbatan

Nilai Kalsium Koroner ini dapat diketahui dengan menggunakan pemeriksaan Cardiac Multi Slice Computed Tomography (MSCT)  dengan melihat penumpukan kalsium atau plak di dalam pembuluh darah arteri jantung. Makin tinggi skor kalsium berarti makin banyak  plak yang terdapat di dalam pembuluh darah arteri jantung, hal ini menunjukkan semakin tinggi resiko kejadian serangan jantung di kemudian hari.

Normalnya pembuluh darah arteri jantung tidak mengandung kalsium, maka jika ada kalsium di pembuluh darah arteri jantung  Anda, itu  adalah tanda adanya penyakit jantung koroner (PJK).

Keuntungannya dari pemeriksaan Nilai Kalsium Koroner dengan menggunakan Multi Slice Computed Tomography (MSCT) antara lain:

  • Cardiac Multi Slice Computed Tomography untuk scoring kalsium tidak invasive dan baik untuk mengevaluasi apakah seseorang memiliki risiko tinggi terkena serangan jantung
  • Tidak membutuhkan waktu yang lama, tidak menimbulkan nyeri.
  • Tidak menggunakan media kontras yang disuntikkan, sehingga tidak diperlukan pemeriksaan fungsi ginjal sebelumnya.
  • Tidak membutuhkan persiapan yang rumit.
  • Tidak ada sisa radiasi yang tertinggal pada tubuh pasien.
  • Pada umumnya tingkat resiko sangat ringan.
]
Baca selengkapnya
Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?
Jantung

Selain kebiasaan merokok yang berpengaruh pada jantung, kebiasaan lain yang perlu diwaspadai adalah minum alkohol secara berlebihan. Lantas, seperti apa pengaruh alkohol untuk kesehatan jantung? Haruskah Anda berhenti dari kebiasaan minum alkohol seperti halnya merokok? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Apakah pengaruh alkohol untuk jantung?

Penyakit jantung (kardiovaskuler) masuk dalam daftar penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Ini karena penyakit jantung memengaruhi jantung dan pembuluhnya yang bertugas untuk memompa dan mengalirkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Jika organ tersebut tidak bekerja dengan baik, gejala penyakit jantung akan timbul, mulai dari nyeri dada hingga sesak napas. Tanpa pengobatan penyakit jantung, komplikasi seperti serangan jantung dan stroke dapat terjadi.

Terjadinya penyakit ini dikaitkan dengan gaya hidup yang buruk, seperti terlalu sering makan makanan berlemak, malas olahraga, dan merokok. Di samping itu, beberapa ahli kesehatan juga menyebutkan bahwa konsumsi alkohol berlebih juga bisa meningkatkan risikonya.

Rokok memberikan pengaruh buruk sepenuhnya untuk kesehatan jantung, namun ini sedikit berbeda dengan alkohol. Efek buruknya ini ternyata muncul jika alkohol diminum secara berlebihan.

Situs John Hopkins Medicine menyebutkan beberapa studi menunjukkan minum anggur merah dalam jumlah sedang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik karena kandungan antioksidan di dalamnya. Itu artinya, ada efek baik dari konsumsi alkohol untuk kesehatan jantung.

Pengaruh buruk alkohol berlebihan untuk kesehatan jantung

Selain efek positif, alkohol juga memberikan efek negatif pada kesehatan jantung jika diminum berlebihan. Pertama, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah jadi lebih tinggi. Pada orang yang punya hipertensi (tekanan darah tinggi), kenaikan tekanan darah bisa meningkatkan risiko gagal jantung atau stroke.

Kedua, alkohol juga bisa memengaruhi otot-otot jantung sehingga meningkatkan risiko kardiomiopati, yakni kelainan otot jantung yang membuat jantung harus bekerja lebih keras.

Ketiga, minum alkohol berlebihan memungkinkan asupan kalori berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan berat badan naik atau obesitas yang meningkatkan risiko penyakit jantung nantinya. Terakhir, alkohol juga bisa memicu jantung berdetak tidak beraturan.

Pada orang yang punya gangguan irama jantung (aritmia), alkohol bisa memperburuk kondisi yang dimiliki. Pengaruh buruk alkohol untuk kesehatan jantung ini akan muncul jika diminum melebihi batas asupan harian, yakni 59,1471 ml untuk bir dan 147.868 ml untuk wine.

Haruskah berhenti minum alkohol untuk menjaga kesehatan jantung?

Bagi orang yang sehat, minum alkohol boleh-boleh saja asal sesuai aturan. Tidak hanya sesuai batas asupan harian, tapi juga waktu minum alkohol. Anda tidak boleh minum alkohol ketika sedang stres, mengemudikan kendaraan, menggunakan obat-obatan lain, atau minum di malam hari menjelang waktu tidur.

Namun, bila Anda ingin sepenuhnya menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi alkohol sebaiknya dihindari. Pasalnya, alkohol sama seperti rokok yang bisa menimbulkan kecanduan.

Jika diminum secara rutin, ada kemungkinan Anda minum melebihi batas yang dianjurkan. Sebagai contoh, ketika Anda sedang stres dan melampiaskan hal dengan minum alkohol berlebihan.

Di samping itu, pengaruh baik alkohol untuk kesehatan jantung juga bisa Anda dapatkan dengan cara lain yang lebih sehat. Anda bisa mengganti kebiasaan minum alkohol dengan makan buah segar atau minum jus buah tanpa gula. Anda bisa memilih jus buah yang baik untuk jantung karena kaya antioksidan, seperti anggur atau delima.

Jika Anda berniat membatasi atau berhenti dari kebiasaan ini, cobalah untuk mengurangi asupannya secara perlahan. Bila Anda mengalami kesulitan untuk terbebas dari alkohol, jangan ragu konsultasi ke dokter.

Sementara, pada pasien penyakit jantung kebiasaan minum alkohol juga sebaiknya dihentikan demi menjaga kesehatan jantung. Hal ini mengingat pengaruh alkohol yang tidak sepenuhnya baik untuk kesehatan jantung.

Tidak hanya efeknya pada tubuh, alkohol juga bisa mengganggu pengobatan penyakit jantung. Obat sakit jantung, seperti heparin dan warfarin dapat berinteraksi dengan zat-zat tertentu, termasuk alkohol.

Jika pasien penyakit jantung masih saja minum alkohol, obat sakit jantung yang diminum tidak bisa bekerja secara efektif. Akhirnya, pengobatan yang dilakukan akan sia-sia. Kemudian obat golongan statin jika diminum dengan alkohol bisa memicu kerusakan organ hati.

]
Baca selengkapnya
Waspadai Gejala Gagal Jantung
Jantung

Gagal jantung merupakan suatu keadaan yang terjadi saat jantung gagal memompakan darah dalam jumlah yang memadai untuk mencukupi kebutuhan metabolisme (supply unequal with demand) atau jantung dapat bekerja dengan baik hanya bila tekanan pengisian (ventricular filling) dinaikkan.

Gagal jantung juga merupakan suatu keadaan akhir (end stage) dari setiap penyakit jantung, termasuk aterosklerosis pada arteri koroner, infark miokardium, kelainan katup jantung, maupun kelainan kongenital.

Bila dibiarkan tak terawat akan menyebabkan kematian dalam beberapa menit. Dari definisinya gagal jantung merupakan sekumpulan tanda dan gejala akibat gangguan abnormal jantung.

Tanda dan Gejala Gagal Jantung

Gagal jantung dapat dikenali dari gejala dan tanda diantaranya adanya pernafasan yang pendek (sesak nafas) saat aktivitas, kesulitan untuk rebah mendatar, terbangun karena sulit bernafas pada malam hari, kaki yang bengkak.

Gagal jantung dapat menjadi akut, misalnya terjadi setelah serangan jantung atau dapat juga terjadi dari gagal jantung kronik yang mengalami perburukan. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Seringkali karena suatu serangan jantung, tekanan darah tinggi atau adanya masalah pada katup-katup jantung.

Sesak napas yang terjadi pada penderita gagal jantung umumnya akan dirasakan penderita pada saat aktivitas dan posisi berbaring. Bahkan tidak jarang pula penderitanya yang mengalami sesak napas hebat ketika istirahat malam hari. Sehingga mereka diharuskan untuk duduk ketika mengalami hal tersebut untuk mengurangi gejala.

Sedangkan gejala kaki yang bengkak dialami perlahan-lahan dan tidak menghilang dengan meninggikan kaki atau pada pagi hari. Setiap penderita gagal jantung memiliki gejala yang berbeda. Sehingga sudah seharusnya Anda melakukan pemeriksaan pada dokter jika sudah mengalami gejala-gejala tersebut untuk mengetahui diagnosa sebenarnya dan mendapat penanganan yang tepat.

Waspadai Gejalanya dan Patuhi Petujuk Dokter

Untuk langkah antisipasi, seseorang yang tiba-tiba merasa sesak napas harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan. Dokter akan mengurangi beban pada jantung terlebih dahulu dengan memberikan obat yang bersifat diuretik (merangsang sering buang air kecil). Dengan cara ini maka kemampuan jantung memompa akan berkurang. Dengan artian, apabila cairan dikurangi, beban kerja jantung akan berkurang. Selanjutnya, pasien akan diberi obat, seperti vasodilator dan betablocker.

Gangguan irama jantung pada pasien gagal jantung sangat berbahaya. Frekuensi denyut jantung bisa tiba-tiba cepat sekali sehingga tidak mampu memompa darah ke otak. Hal ini bisa mematikan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pasien. Yakni waspadai gejala dan patuhi petunjuk dokter.

Yang paling penting diketahui pasien, jika mengalami gelaja-gejala tersebut sebaiknya pasien langsung masuk ke Instalasi Gawat darurat (IGD). Karena di IGD ini bisa terdeteksi pasien masuk dalam kategori gagal jantung mana sehingga pola penangannya disesuaikan demikian juga obat-obatan yang diberikan. Perlu diketahui, ada pasien yang menderita penyakit ini diharuskan meminum obat seumur hidup.

Pemeriksaan Untuk Gagal Jantung di Rumah Sakit Awal Bros

Di Rumah Sakit pasien dapat menjalani pemeriksaan dengan metode ekokardiografi. Dimana Ekokardografi  merupakan  metode yang  paling  berguna  dalam  melakukan  evaluasi  disfungsi  sistolik  dan diastolik. Konfirmasi diagnosis gagal jantung dan/atau disfungsi jantung dengan pemeriksaan  ekokardiografi  adalah  keharusan  dan  dilakukan  secepatnya  pada pasien dengan dugaan  gagal jantung.

Gagal jantung terbagi menjadi dua yaitu kronis dan akut. Pada gagal jantung kronis, gejala berkembang secara bertahap dan lama. Sedangkan pada gagal jantung akut, gejala berkembang secara cepat. Bagi masyarakat yang memiliki keluhan seperti disebutkan diatas sebaiknya melakukan pemeriksaan. Karena tanpa disadari penyakit gagal jantung bisa menyerang.

]
Baca selengkapnya
Jantung Berdetak Kencang Tiba-tiba?
Jantung

pernahkan Anda tiba-tiba merasakan jantung berdebar-debar yang membuat Anda jadi gegabah atau panik. Terlebih, gejala ini diikuti dengan rasa sesak di dada yang cukup mengganggu yang membuat penderita menjadi sulit untuk bernafas sehingga membuat badan lemas, pusing dan berkeringat. Hal ini dapat terjadi kapan saja, baik saat duduk, berbaring, berdiri, atau beraktivitas seperti biasanya

Banyak hal yang dapat menyebabkan jantung berdebar kencang secara tiba-tiba, di antaranya karena faktor lingkungan maupun kondisi medis. Faktor lingkungan yang bisa menyebabkan jantung berdebar kencang adalah olahraga terlalu berat, cemas berlebihan, konsumsi kafein berlebihan, dan makanan tinggi karbohidrat, lemak dan MSG.

Disampaikan oleh Dr. Stanley Panggabean, SpJP (K) FiHA, FAsCC sebagai Dokter Jantung dan Pembuluh Darah RS Awal Bros Batam mengatakan, penyakit yang di derita adalah ekstrasitole yaitu adanya denyut jantung yang abnormal yang muncul menyertai denyut jantung yang normal.

Ekstasistole dapat disebabkan dari kondisi di luar jantung seperti pemakaian obat – obatan, minum kopi, terlalu banyak stress, gangguan elektrolit, dan lain – lain, atau dari kelainan struktural dan pembuluh darah di jantung sendiri. Bahaya atau tidaknya ekstrasistole tersebut ditentukan dari jumlah ekstrasistole permenit dan adanya kelainan structural yang mendasarinya. Perlu pemeriksaan ebih lanjut seperti pemeriksaan darah, EKG atau Echocardiography untuk menentukan pengobatan selanjutnya.

Bila Anda mengalami hal tersebut sebaiknya perlu segera ke dokter untuk mengetahui penyebab jantung berdebar yang dirasakan. Namun sebelumnya, ada beberapa cara  mengatasi jantung berdebar yang bisa Anda lakukan saat itu sebagai pertolongan pertama. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan melatih pernapasan. Stres dan kecemasan adalah dua penyebab jantung berdebar yang paling umum. Pasalnya, dua hal ini dapat memicu peningkatan hormon adrenalin dalam tubuh sehingga detak jantung jadi tak seimbang. Jika hal ini terjadi pada Anda, maka segera tenangkan diri Anda dengan latihan pernapasan, contohnya melalui meditasi, yoga, atau tai chi. Hal ini dapat membantu menenangkan otot-otot tubuh yang tegang, termasuk otot jantung.

Kedua dengan konsumsi air putih yang cukup. Jantung yang berdetak cepat dan tiba-tiba bisa jadi salah satu pertanda bahwa Anda sedang dehidrasi. Pasalnya, darah Anda mengandung air sehingga ketika Anda dehidrasi, darah Anda menjadi lebih kental. Semakin kental darah akan membuat jantung akan bekerja ekstra untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Akibatnya, denyut nadi semakin cepat dan berpotensi menyebabkan jantung berdebar. Sebagai solusinya, pastikan kebutuhan cairan Anda tetap tercukupi.

Ketiga dengan menghindari pemicu, jika jantung berdetak kencang secara tiba-tiba setelah mengonsumsi obat pilek dan batuk, minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda, obat-obatan untuk penyakit mental, obat hipertensi, alkohol, merokok, maka sebaiknya segera hindari hal tersebut. Namun tidak semua orang memiliki pemicu yang sama. Bila jantung terus berdebar dan semakin memburuk, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

]
Baca selengkapnya
Waspadai Serangan jantung dan Stroke pada Wanita
Jantung

Penyakit seperti jantung, tekanan darah tinggi hingga kolesterol makin membayangi kehidupan modern. Pasalnya, gaya hidup sehat makin diabaikan seperti oalhraga teratur, istirahat cukup hingga mengonsumsi makanan sehat. Sebaliknya pola hidup malas, gila kerja, dugem sampai larut malam hingga mengonsumsi makanan junk food makin bertambah.

Pada wanita, saat menopause yaitu mulai usia 40 tahun, risiko terkena penyakit jantung coroner dan stroke sama dengan laki – laki. Setelah menopause wanita akan lebih rentan terkena penyakit jantung coroner”, ucap dr. Stanley. Penyebabnya adalah hormone esterogen pada wanita tidak produktif lagi. Padahal sebelum memasuki usia menopause, kaum perempuan mempunyai “pelindung alami” terhadap penyakit jantung dan stroke, yaitu menjaga HDL (high density lipoprotein) alias “kolesterol baik” agar tetap tinggi dan LDL (low density lipoprotein) alias “kolesterol jahat” tetap rendah.

Seperti diketahui, jika LDL berlebih akan dioksidasi dan disimpan pada bagian dalam pembuluh darah arteri, termasuk arteri coroner, yang bisa menghambat pasokan darah ke otot jantung sehingga jantung kekurangan pasokan oksigen. HDL berfungsi untuk membersihkan plak – plak LDL yang mengendap di arteri coroner, sehingga jantung terhindar dari penyakit jantung coroner. “Salah satu penyakit jantung yang ditakuti karena dapat menimbulkan serangan jantung,” papar dr. Stanley.

Sementara faktor risiko lain penyebab wanita terkena serangan jantung coroner adalah darah tinggi, kegemukan, kencing manis, kolesterol dan juga keturunan. Angka kematian wanita disebabkan oleh penyakit jantung coroner lebih tinggi dibanding dengan laki – laki. Wanita yang mengalami menopause lebih cepat yaitu usia 40 tahun lebih gampang terserang penyakit jantung coroner dibanding wanita yang mengalami menopause di atas usia 50 tahun.

]
Baca selengkapnya
8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya
Jantung

Berdasarkan data WHO tahun 2015, penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) menyebabkan 17,7 juta kematian di dunia. Meskipun begitu, kabar baiknya ada banyak cara yang bisa Anda dan keluarga lakukan untuk mencegah penyakit jantung. Lantas, apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung yang perlu Anda ketahui? Simak ulasannya di bawah ini.

Cara jitu mencegah penyakit jantung dan kekambuhannya

Jantung adalah organ penting yang berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Itulah sebabnya, menjaga kesehatan jantung itu penting. Bila tidak, berbagai jenis penyakit jantung, seperti aterosklerosis, aritmia, atau serangan jantung bisa menyerang Anda di kemudian hari.

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), kunci mencegah penyakit jantung adalah menerapkan diet sehat. Alasannya, dengan hidup lebih sehat, Anda dapat menjaga tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah tetap normal. Ini artinya, Anda menurunkan berbagai risiko penyakit kardiovaskuler.

Tindakan pencegahan ini tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang sehat, tapi juga bagi penderita jantung yang tidak ingin penyakitnya kembali kambuh.

Supaya lebih jelas, mari bahasa satu per satu cara mencegah penyakit jantung dengan menerapkan gaya hidup sehat berikut ini.

1. Konsumsi makanan yang sehat untuk jantung

Mencegah penyakit jantung dan mengendalikan penyakit tersebut agar tidak kembali kambuh bisa dilakukan dengan memerhatikan pilihan menu makanan setiap hari. “Anda bisa mengurangi risiko penyakit ini dengan makan makanan yang baik untuk jantung setiap hari,” ujar Julia Zumpano, RD, LD, ahli diet kardiologi pada situs Cleveland Clinic.

Beragam jenis makanan yang membantu menjaga kesehatan jantung dan menghindari kekambuhan penyakit kardiovaskuler, di antaranya:

  • Ikan kaya omega 3, seperti salmon, tuna, atau bandeng yang berpotensi mencegah peradangan pada pembuluh darah.
  • Kacang tinggi omega 3, seperti almond atau kenari dapat menjaga jantung selalu sehat.
  • Buah beri-berian, buah sitrus, anggur, ceri, tomat, alpukat, delima, dan apel yang kaya antioksidan untuk mengurangi radikal bebas. Anda bisa menikmati buah yang sehat bagi jantung dan mendukung efektivitas obat untuk sembuhkan penyakit jantung ini secara langsung atau dibuat jus.
  • Oat, biji rami, dan biji chia yang tinggi serat dan omega 3 baik berpotensi meningkatkan kesehatan jantung.
  • Kacang kedelai, edamame, kacang tanah, dan kacang hitam yang kaya isoflavon, vitamin B, dan serat yang baik untuk jantung.
  • Sayur-mayur, seperti bayam, selada, wortel, brokoli, dan ubi jalar mengandung vitamin C, kalium, dan folat dapat mendukung fungsi jantung.
  • Makanan lain yang bisa Anda konsumsi untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah kambuhnya gejala penyakit jantung adalah ubi, yogurt, cokelat serta tidak berlebihan minum kopi.

2. Batasi atau hindari pantangan makanan

Guna menjaga kesehatan jantung dan mencegah kekambuhan penyakit jantung, Anda bisa menghindari berbagai pantangan berikut ini:

Makanan tinggi lemak dan kolesterol

Salah satu penyebab penyakit kardiovaskuler adalah penumpukan dan penyumbatan plak di pembuluh darah arteri. Plak in terbentuk dari kolesterol, lemak, atau kalsium berlebihan.

Semua zat yang membentuk plak itu sebagian besar berasal dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Contohnya, makanan cepat saji, makanan yang digoreng, makanan berlemak, dan makanan yang tinggi kolesterol. Jika makanan ini sering dikonsumsi, plak di arteri bisa menumpuk dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler.

Akan lebih baik, pilih makanan yang cara mengolahnya dipanggang, direbus, atau dikukus. Sekali pun digoreng, bahan yang digunakan adalah minyak zaitun. Kemudian, saat mengonsumsi daging sapi atau ayam, sisihkan bagian lemaknya dan jangan lupa kombinasikan dengan protein lain, misalnya ikan.

Merokok

Jika Anda seorang perokok, berusahalah untuk berhenti merokok dan menjauhi asap rokok mulai saat ini sebagai cara untuk menghindari penyakit jantung. Bahkan, menurut World Health Organization (WHO), risiko serangan jantung dan stroke dapat menurun secara drastis tepat setelah orang menghentikan kebiasaan yang kurang sehat ini.

Minum alkohol dan minuman bersoda

Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar trigliserida di dalam tubuh. Jika dikonsumsi secara berlebihan, alkohol dapat meningkatkan risiko Anda mengalami obesitas, kecanduan alkohol, dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, batasi konsumsi alkohol Anda, untuk membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus mencegah terjadinya penyakit jantung.

Selain alkohol, Anda juga harus mengurangi kebiasaan minum minuman bersoda. Pasalnya, minuman ini mengandung tinggi gula, dapat menaikkan berat badan, dan pada akhirnya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sesekali minum tidak masalah, asal jangan terlalu sering dan batasi porsinya untuk mencegah terjadinya penyakit jantung atau kekambuhan gejalanya.

Ngemil makanan asin

Cara mencegah penyakit jantung selanjutnya adalah mengurangi konsumsi makanan asin, seperti keripik kentang dan camilan gurih lainnya. Makanan yang tinggi garam ini dapat meningkatkan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi).

Jika Anda sudah punya hipertensi, risiko terkena penyakit jantung akan semakin besar. Jika Anda tetap bandel mengonsumsi makanan tinggi garam, fungsi jantung akan semakin lemah dan arteri akan rusak. Seiring waktu, kondisi ini akan menyebabkan gagal jantung, yakni jantung sulit memasok aliran darah kaya oksigen ke seluruh tubuh.

Walaupun garam itu dibutuhkan tubuh agar sel, jaringan, dan organ dapat bekerja dengan baik, asupannya tidak boleh berlebihan. Jadi, kurangi kebiasaan ngemil makanan asin untuk mencegah penyakit jantung.

3. Rutin olahraga dan tetap aktif

Olahraga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan paru, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, hingga menjaga berat badan tetap sehat. Sebaliknya, jika Anda malas olahraga, risiko berbagai penyakit akan semakin tinggi, termasuk penyakit kardiovaskuler.

Oleh karena itu, menghindari penyakit jantung juga bisa dilakukan dengan cara berolahraga setidaknya 30 menit sehari, minimal 5 hari seminggu.

Semua olahraga pada dasarnya baik. Namun, ada beberapa yang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan jantung dan bagi pasien penyakit jantung seperti berjalan kaki, jogging, naik sepeda, berenang, yoga, atau latihan angkat beban.

Aktivitas fisik sebenarnya tak terbatas hanya dengan olahraga. Saat Anda berada di kantor, luangkan waktu istirahat sejenak untuk bangkit berdiri, gerakkan kaki dan tangan Anda, dan lakukan pemanasan ringan untuk memompa jantung Anda.

4. Jaga berat badan ideal

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko dari penyakit kardiovaskuler. Oleh karena itu, jika Anda ingin mencegah penyakit jantung, cara yang harus Anda lakukan adalah menjaga berat badan tetap idel.

Caranya, atur pola makan dengan tidak makan secara berlebihan. Sebuah studi yang diterbitkan pada American Heart Association menyebutkan bahwa makan berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung pada orang yang sudah bermasalah pada jantungnya.

Ini karena makanan akan melepaskan banyak hormon ke dalam aliran darah sehingga bisa meningkatkan detak jantung, gumpalan darah, dan tekanan darah.  Hal ini bisa memperberat kerja jantung dan memicu penyumbatan, yang akhirnya bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Selain porsi makan yang perlu dibatasi, imbangi juga dengan aktivitas fisik seperti rutin berolahraga setiap hari. Tindakan pencegahan penyakit jantung ini bisa Anda lakukan dengan rutin olahraga dan menghindari makanan terlalu banyak.

Di samping itu, kurangi kebiasaan menonton TV terlalu lama, apalagi sambil ngemil makanan asin. Untuk memantau berapa berat badan ideal Anda, hitung Body Mass Index (BMI) melalui kalkulator BMI.

5. Perbanyak minum air putih

Rajin minum air putih menjadi cara mencegah penyakit jantung yang cukup ampuh, tapi sering kali dipandang sebelah mata. Tindakan pencegahan penyakit jantung ini dilakukan karena dehidrasi (kurang cairan tubuh) berdampak buruk bagi jantung.

Ketika Anda dehidrasi, jumlah darah dalam tubuh akan berkurang. Untuk mengimbanginya, jantung akan berdetak lebih cepat.

Tubuh juga menyimpan lebih banyak natrium membuat darah menjadi lebih tebal dan menyulitkannya bersirkulasi dengan baik. Kinerja jantung dalam memompa darah akan jadi semakin berat. Itulah sebabnya, Anda harus cukup minum setiap hari untuk mendukung kinerja jantung.

6. Belajar mengelola stres

Stres adalah hal yang wajar terjadi dan bisa dialami oleh semua orang. Masalahnya, bukanlah apa yang menyebabkan stres, tapi bagaimana Anda meresponnya.

Saat Anda sedang berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi hormon adrenalin yang akan membuat jantung bekerja lebih keras. Akibatnya, dalam jangka panjang tekanan darah bisa meningkat dan berpotensi menyebabkan berbagai masalah pada jantung.

Jadi, cara mencegah penyakit jantung terkait hal ini adalah pintar-pintar mengelola emosi. Tindakan pencegahan penyakit jantung terkait stres ini bisa Anda lakukan dengan mencoba meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam. Jika stress Anda sudah dirasa berlebihan, jangan ragu untuk mengunjungi psikolog.

Seks kerap kali timbul karena kehidupan seks memburuk bagi penderita penyakit jantung dan pembuluhnya. Michael Blaha, MD, MPH, peneliti dari John Hopkins Center menjawab kekhawatiran pasien penyakit jantung mengenai hal ini.

Menurutnya, melakukan hubungan seks itu aman untuk pasien penyakit kardiovaskuler karena risiko terjadinya serangan jantung selama aktivitas tersebut sangat rendah, yakni kurang dari 1 persen. Selain itu, durasi aktivitas seks juga cenderung lebih pendek jika dibandingkan dengan aktivitas fisik, seperti olahraga.

Lantas, apakah viagra aman digunakan untuk penderota jantung yang ingin meningkatkan kehidupan seksnya? Viagra atau obat penghambat phosphodiesterase-5 (PDE5) adalah obat untuk meningkatkan performa seks dan ini aman digunakan untuk penderita penyakit jantung.

Akan tetapi, penggunaan obatnya tetap harus diawasi dokter. Mengingat, adanya efek samping yang mungkin terjadi jika obat digunakan dengan tepat.

7. Berjemur

Tindakan pencegahan penyakit jantung dan kekambuhannya adalah rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi. Kenapa? Alasannya sinar matahari memiliki potensi untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh plak pada pembuluh darah jantung.

Di samping itu, manfaat lain dari sinar matahari pagi untuk jantung adalah menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah serta memperkuat otot jantung untuk memompa darah. Cobalah untuk berjemur di pagi hari selama 10 menit setiap hari, namun pastikan sinar matahari mengenai kulit Anda secara langsung.

8. Cek kesehatan rutin

Upaya pencegahan penyakit jantung bisa Anda lakukan dengan cek kesehatan rutin. Ini meliputi pengecekan tekanan darah, kolesterol, dan gula dalam darah.

Pasalnya kadar kolesterol, gula darah, dan tekanan darah yang tinggi bisa memperbesar risiko Anda terkena penyakit kardiovaskuler. Dengan melakukan hal ini, Anda bisa memantau kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Anda perlu memulai cara mencegah penyakit jantung ini ketika sudah berusia 20 tahun. Ingat sekarang ini, penyakit kardiovaskuler tidak hanya menyerang lansia saja. Orang dewasa di atas 20 tahun juga bisa terserang penyakit kronis ini karena penerapan gaya hidup yang buruk.

Jika Anda sudah punya penyakit diabetes, pengecekan gula darah harus disesuaikan. Begitu juga dengan orang yang punya hipertensi (tekanan darah tinggi). Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter mengenai hal. Selalu ikuti anjuran dokter, terutama dalam aturan minum obat dan penerapan gaya hidup.

]
Baca selengkapnya
Punya Darah Kental, Ternyata Berisiko Kena Penyakit Jantung
Jantung

Umumnya penyebab penyakit jantung umumnya adalah penumpukan plak di arteri. Meski demikian, ada pula berbagai kondisi seperti hipertensi, obesitas, dan kadar kolesterol tinggi juga menjadi faktor tingginya risiko penyakit jantung (kardiovaskuler). Tidak hanya itu, darah kental juga disebut-sebut sebagai faktor yang juga membuat seseorang berisiko terkena penyakit jantung. Bagaimana bisa, ya? Cari tahu jawabannya di sini.

Mengapa orang yang punya darah kental berisiko sakit jantung?

Kondisi darah juga menjadi penentu stabilitas dan kesehatan fungsi jantung karena organ ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Jika kondisi darah bermasalah, kemungkinan besar aktivitas jantung juga akan terganggu. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah kondisi darah kental (tebal).

Orang yang memiliki darah tebal berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke. Darah kental sendiri merupakan darah mengandung lebih banyak sel darah merah.

Tidak hanya sel darah merah, Harvard Health Publishing menyebutkan bahwa ketebalan darah (viskositas darah) juga dipengaruhi tingginya kadar lemak dalam darah dan peradangan kronis di dalam tubuh.

Jadi begini, darah yang normal akan mengalir lancar melewati pembuluh darah dan sampai ke jantung. Darah ini diibaratkan seperti air yang mengalir di dalam selang.

Sementara darah yang kental berisiko mengalir lebih lambat melewati pembuluh darah dan jantung. Jika dianalogikan, darah yang kental ini seperti madu yang melewati selang air.

Ketika aliran darah yang lambat tersebut bergerak, risiko untuk terjadi pengendapan semakin besar. Pada akhirnya, banyak gumpalan-gumpalan yang terbentuk.

Kondisi ini membuat banyak jaringan tubuh mengalami kekurangan oksigen serta nutrisi, termasuk jantung dan otot-ototnya. Efek dari darah kental inilah yang nantinya berisiko membuat seseorang mengalami gejala penyakit jantung, seperti sesak napas dan nyeri dada (angina).

Selain itu, darah kental membuat jantung harus bekerja ekstra untuk memindahkannya ke seluruh tubuh. Ini bisa membuat kesehatan jantung jadi menurun.

Golongan orang yang rentan memiliki darah kental

Darah kental bisa dialami siapa saja. Namun pada orang-orang tertentu, darah kental cenderung lebih mudah terbentuk, yakni pada orang dengan polisitemia vera.

Polycythemia vera adalah kelainan darah langka yang membuat tubuh meningkatkan sel-sel darah, terutama sel darah merah. Peningkatan sel darah merah inilah yang membuat darah jadi kental dan akhirnya berisiko besar memicu serangan jantung, stroke, dan kerusakan organ.

Situs kesehatan John Hopkins menyebutkan bahwa polisitemia vera disebabkan oleh perubahan mutasi genetik. Seseorang dengan kelainan darah ini, kerap kali mengalami tubuh lemas, sakit kelapa, pusing, dan mudah mengalami perdarahan pada gusi atau mimisan.

Tips mencegah pengentalan darah yang meningkatkan risiko penyakit jantung

Peneliti sudah menemukan alasan kenapa darah kental berisiko menyebabkan penyakit jantung. Dengan begitu, meminimalkan viskositas darah bisa jadi salah satu cara mencegah penyakit jantung.

Guna mencegah darah mengental, Anda bisa menerapkan tips berikut ini:

  • Berhenti merokok

Merokok jadi penyebab penyakit jantung. Selain membuat darah menjadi lebih kental, zat kimia rokok juga menyebabkan peradangan pada pembuluh darah jantung dan meningkatkan tekanan darah.

Oleh karena itulah, Anda sangat dianjurkan untuk berhenti dari kebiasaan buruk ini. Cobalah untuk m

engurangi jumlah batang rokok per harinya. Jangan secara mendadak, tapi perlahan-lahan. Konsultasikan pada dokter atau ahli kesehatan jika Anda kesulitan untuk berhenti merokok.

  • Perbanyak minum air putih

Memperbanyak minum air putih bisa mencegah penyakit jantung. Ini karena air dapat melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi terbentuknya darah kental yang berisiko menyebabkan sakit jantung.

Anda bisa mengonsumsi air putih setidaknya 2 liter per hari. Namun melakukan hal ini bukan jaminan darah Anda tak akan mengental, tapi memang kebiasaan ini akan membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

  • Konsumsi makanan sehat bergizi

Darah kental yang berisiko meningkatkan penyakit jantung juga terjadi karena konsumsi makanan berlemak yang berlebihan. Jadi, mulai saat ini batasi konsumsi makanan yang berlemak dan mengandung kolesterol tinggi.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang sehat untuk jantung seperti kacang-kacangan dan ikan yang mengandung omega 3. Sempurnakan dengan tambahan buah dan sayur agar nutrisi menu makanan Anda jadi lebih lengkap.

]
Baca selengkapnya
Artikel Terpopuler

Ketahui Manfaat Mangan bagi Kesehatan Tubuh

Ada beragam manfaat mangan bagi kesehatan. Mangan adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan otak, sistem saraf, dan sistem enzim tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

Tubuh kita tidak bisa memproduksi mangan. Maka dari itu, manfaat mangan hanya bisa diperoleh dari makanan yang kaya akan mineral ini, antara lain biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, kerang, tiram, remis, kopi, teh, dan air mineral.

Beragam Manfaat Mangan

Berikut ini adalah sejumlah manfaat mangan bagi kesehatan tubuh:

1. Menjaga kesehatan tulang

Bersama kalsium, zinc, dan tembaga, mangan bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang. Khususnya pada orang lanjut usia (lansia), mangan dan nutrisi-nutrisi ini dapat mendukung kepadatan mineral tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis hingga komplikasinya.

2. Melawan radikal bebas berlebih

Mangan adalah bagian dari enzim antioksidan yang penting bagi tubuh, yakni enzim superoksida dismutase (SOD). Antioksidan ini berfungsi untuk melindung tubuh dari radikal bebas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel, sehingga Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis, seperti kanker.

3. Mengontrol kadar gula darah

Mangan adalah salah satu mineral yang terlibat dalam pengeluaran hormon insulin, yakni hormon yang diperlukan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dengan tercukupinya mangan, kerja insulin menjadi optimal, sehingga kadar gula dalam darah tetap stabil.

4. Meningkatkan fungsi dan kesehatan otak

Mangan dapat merangsang pergerakan impuls listrik yang lebih cepat dan efisien di dalam otak ataupun ke seluruh tubuh. Dengan begitu, fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah, akan meningkat.

Di samping itu, mangan juga dapat bekerja sebagai pelancar aliran darah ke otak. Kadar mangan yang cukup dalam tubuh dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan menurunkan risiko terjadinya penyakit seperti stroke.

5. Mempercepat proses penyembuhan luka

Mangan juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, karena mangan berperan penting dalam pembentukan kolagen pada sel-sel kulit. Kolagen merupakan salah satu senyawa yang diperlukan untuk menyembuhkan luka. Dengan produksi kolagen yang maksimal, luka bisa sembuh dengan lebih cepat.

6. Meredakan gejala PMS

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mangan yang dikombinasikan dengan kalsium dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), seperti kram dan nyeri perut, kecemasan, perubahan suasana hati, bahkan depresi.

7. Menjaga fungsi dan kesehatan kelenjar tiroid

Mangan juga berperan dalam produksi hormon tiroksin oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroksin berperan dalam banyak proses metabolisme tubuh. Hormon ini dapat mengontrol nafsu makan, menjaga berat badan ideal, dan memastikan kerja organ tubuh tetap optimal.

Manfaat mangan untuk kesehatan tidak lagi diragukan. Namun, kadar mangan dalam tubuh tetap ada batasnya. Hal ini karena mangan adalah salah satu mineral yang termasuk dalam jenis logam berat.

Paparan mangan yang berlebihan atau dalam jangka lama dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti tremor, kekakuan otot, serta kerusakan pada paru-paru, hati, ginjal, dan sistem saraf pusat. Jadi, Anda perlu berhati-hati jika mengonsumsi suplemen yang mengandung mangan.

Konsumsi harian mangan sebenarnya sudah bisa Anda penuhi dari makanan yang kaya akan mineral ini. Jika Anda berniat untuk mengonsumsi suplemen mangan, berkonsultasilah dulu dengan dokter.

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

Fakta Tentang Jantung

Bagaimana jantung manusia berfungsi?
Setiap hari jantung berdetak hingga 100.000 kali dan memompa 2000 galon darah ke seluruh tubuh. Meskipun ukuran jantung tidak sebesar kepalan tangan orang dewasa namun jantung memiliki pekerjaan untuk menjaga ketersediaan darah mengalir 60.000 mil pembuluh darah. Darah bertugas memberi makan organ dan jaringan. Setiap kerusakan pada jantung atau katupnya dapat mengurangi kekuatan memompa dan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras untuk memenuhi permintaan darah untuk tubuh.

Pastikan jantung selalu dalam kondisi prima dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan komposisi nutrisi yang seimbang, berolahraga secara rutin setiap hari.

Apa itu denyut jantung?
Denyut jantung memiliki rentang normal 60-100 kali per menit. Umumnya denyut jantung lebih rendah ketika beristirahat. Denyut jantung yang normal dapat menandakan bahwa jantung juga memilki kondisi yang normal. Jika denyut jantung berada diluar rentang normal dan disertai beberapa gejala dan tanda seperti pusing atau bernafas cepat maka berkonsultasilah dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Apakah hubungan antara garam dan jantung?
Pernahkah and mendengar mitos 'Jangan makan asin-asin nanti kena darah tinggi lho'. Apa sih hubungan asin dan darah tinggi dan jantung?

Garam dapur yang biasa kita gunakan merupakan kombinasi dari dua mineral yaitu sodium dan klorida. Sodium adalah salah satu mineral yang penting bagi tubuh. Garam dapur memiliki kandungan 40% sodium dan 60% klorida. American Heart Association merekomendasikan bahwa mengkonsumsi sodium maksimal 2,3mg/hari (1 sendok teh garam)untuk orang sehat dan 1,5mg/ hari (1/2 sendok teh garam)  untuk penderita hipertensi dan orang dewasa diatas 40 tahun.
Berikut adalah takaran komposisi sodium :

  • ¼ sendok teh garam = 575mg sodium
  • ½ sendok teh garam = 1,150mg sodium
  • ¾ sendok teh garam = 1,725mg sodium
  • 1 sendok teh garam = 2,3mg sodium

Ginjal adalah bagian tubuh yang mengatur garam. Garam memiliki peran penting untuk mengatur keseimbangan cairan dlam tubuh. Garam juga berfungsi untuk mengirimkn rangsangan pada saraf dan mempengaruhi fungsi otot. Garam mempengaruhi kerja jantung ketika tubuh mengalami kelebihan garam. Kelebihan garam dlaam aliran darah akan menarik air ke dalam pembuluh darah sehingga meningktkan volume darah dalam pembuluh darah. Ketik volume darah meningkat maka tekanan darah juga meningkat. Seiring berjalannya waktu, tekanan darah yang tinggi akan menyebabkan pembuluh darah membesar atau bahkan melukai dinding pembuluh darah dan meningkatkan resiko pecahnya plak (jerawat pada pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol). Pecahnya plak akan menyebabkan aliran darah pada pembuluh darah terhambat yang dapat mengakibatkan terjadinya serangan jantung. Penambahan tekanan darah juga dapat menyebabkan kerja jantung menjadi lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Meskipun Anda tidak menderita tekanan darah tinggi, mengurangi konsumsi garam akan membantu mencegah memiliki resiko menderita tekanan darah tinggi karena pertambahan usia dan mengurangi resiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung, stroke, gangguan ginjal, osteoporosis bahkan sakit kepala.

Penyakit atau gangguan pada jantung
Berikut adalah beberapa tipe penyakit jantung :

  1. Gagal jantung
    Gagal jantung bukan berarti bahwa jantung Anda berhenti berdetak. Gagal jantung dapat diartikan sebagai kondisi dimana jantung tidak dapat memompa darah sebagaimana mestinya. Jantung terus bekerj namun tidak dapat mencukupi kebutuhan darah dan oksigen untuk tubuh. Gagal jantung dapat mengancam jiwa jika tidak mendapatkan terapi pengobatan yang tepat.
  2. Aritmia
    Aritmia adalah kondisi dimana jantung memiliki gangguan pada iramanya. Ada berbagai jenis aritmia seperti jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Bradikardia adalah kondisi ketika denyut jantung kurang dari 60 kali per menit. Takikardia adalah kondisi ketika denyut jantung lebih dari 100 kali per menit. Aritmia dapat mempengaruhi kerja jantung dalam memompa darah sehingga mengakibatkan jantung tidak dapat memenuhi kebutuhan darah bagi seluruh tubuh.
  3. Gangguan pada katup jantung
    Katup pada jantung berfungsi seperti pintu pada jantung. Ketika katup pada jantung tidak dapat dapat membuka dengan sempurna maka darah yang mengalir tidak dapat normal, kondisi ini dikenal denagn stenosis. Kondisi ketika katup jantung tidak dapat menutup dengan sempurna sehingga memungkin darah bocor dikenal dengan sebutan regurgitasi.

Cara menjaga kesehatan jantung
Jantung merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Berikut beberapa cara untuk menjaga kesehatan jantung:

  1. Mengkonsumsi makanan sehat dan mengurangi konsumsi garam. Garam dapat menyebabkan metabolisme cairan pada tubuh terganggu.
  2. Tidak merokok karena tembakau dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga memicu terjadinya serangan jantung.
  3. Berolahraga minimal 30 menit setiap hari dapat membantu mencegah terjadinya serangan jantung. Jika tidak terbiasa berolahraga maka bisa dimulai dengan pergi berjalan-jalan setiap hari.
  4. Menjaga berat badan agar tetap dalam rentang normal. Karena seseorang yang menderita obesitas memiliki resiko lebih tinggi terkena serangan jantung.
  5. Tidak mengkonsumsi alkohol.
Jantung yang sehat

Ada beragam manfaat mangan bagi kesehatan. Mangan adalah salah satu jenis mineral penting yang dibutuhkan otak, sistem saraf, dan sistem enzim tubuh untuk menjalankan berbagai fungsinya.

Tubuh kita tidak bisa memproduksi mangan. Maka dari itu, manfaat mangan hanya bisa diperoleh dari makanan yang kaya akan mineral ini, antara lain biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, kerang, tiram, remis, kopi, teh, dan air mineral.

Beragam Manfaat Mangan

Berikut ini adalah sejumlah manfaat mangan bagi kesehatan tubuh:

1. Menjaga kesehatan tulang

Bersama kalsium, zinc, dan tembaga, mangan bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang. Khususnya pada orang lanjut usia (lansia), mangan dan nutrisi-nutrisi ini dapat mendukung kepadatan mineral tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis hingga komplikasinya.

2. Melawan radikal bebas berlebih

Mangan adalah bagian dari enzim antioksidan yang penting bagi tubuh, yakni enzim superoksida dismutase (SOD). Antioksidan ini berfungsi untuk melindung tubuh dari radikal bebas berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan sel, sehingga Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis, seperti kanker.

3. Mengontrol kadar gula darah

Mangan adalah salah satu mineral yang terlibat dalam pengeluaran hormon insulin, yakni hormon yang diperlukan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke sel-sel tubuh. Dengan tercukupinya mangan, kerja insulin menjadi optimal, sehingga kadar gula dalam darah tetap stabil.

4. Meningkatkan fungsi dan kesehatan otak

Mangan dapat merangsang pergerakan impuls listrik yang lebih cepat dan efisien di dalam otak ataupun ke seluruh tubuh. Dengan begitu, fungsi otak, termasuk kemampuan berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah, akan meningkat.

Di samping itu, mangan juga dapat bekerja sebagai pelancar aliran darah ke otak. Kadar mangan yang cukup dalam tubuh dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan menurunkan risiko terjadinya penyakit seperti stroke.

5. Mempercepat proses penyembuhan luka

Mangan juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, karena mangan berperan penting dalam pembentukan kolagen pada sel-sel kulit. Kolagen merupakan salah satu senyawa yang diperlukan untuk menyembuhkan luka. Dengan produksi kolagen yang maksimal, luka bisa sembuh dengan lebih cepat.

6. Meredakan gejala PMS

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa mangan yang dikombinasikan dengan kalsium dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), seperti kram dan nyeri perut, kecemasan, perubahan suasana hati, bahkan depresi.

7. Menjaga fungsi dan kesehatan kelenjar tiroid

Mangan juga berperan dalam produksi hormon tiroksin oleh kelenjar tiroid. Hormon tiroksin berperan dalam banyak proses metabolisme tubuh. Hormon ini dapat mengontrol nafsu makan, menjaga berat badan ideal, dan memastikan kerja organ tubuh tetap optimal.

Manfaat mangan untuk kesehatan tidak lagi diragukan. Namun, kadar mangan dalam tubuh tetap ada batasnya. Hal ini karena mangan adalah salah satu mineral yang termasuk dalam jenis logam berat.

Paparan mangan yang berlebihan atau dalam jangka lama dapat menyebabkan sejumlah efek samping, seperti tremor, kekakuan otot, serta kerusakan pada paru-paru, hati, ginjal, dan sistem saraf pusat. Jadi, Anda perlu berhati-hati jika mengonsumsi suplemen yang mengandung mangan.

Konsumsi harian mangan sebenarnya sudah bisa Anda penuhi dari makanan yang kaya akan mineral ini. Jika Anda berniat untuk mengonsumsi suplemen mangan, berkonsultasilah dulu dengan dokter.

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

Pembedahan Pada Penyakit Jantung Koroner

Jantung merupakan organ vital yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan oksigen, nutrisi serta metabolisme sel. Dalam menjalani fungsinya, otot-otot jantung berkontraksi dan berelaksasi secara bergantian dengan irama yang teratur. Otot jantung juga membutuhkan nutrisi dan oksigen yang dibawa oleh darah.

Pembuluh darah koroner merupakan pembuluh darah yang menopang kebutuhan otot jantung. Pembuluh darah koroner berjalan dipermukaan jantung, kemudian bercabang-cabang memberikan aliran darah sampai ke lapisan dalam otot jantung.  Pada umumnya, pembuluh darah koroner terdiri dari 3 bagian utama, yaitu 1 sistem pembuluh darah koroner kanan dan 2 sistem pembuluh darah koroner kiri.

Pembuluh darah koroner dapat mengalami penyempitan atau penyumbatan sehingga aliran darah ke otot jantung menjadi tidak lancar. Gangguan pembuluh darah koroner ini disebut penyakit jantung koroner (PJK).

 

Waspada, Penyakit Jantung Koroner Penyebab Utama Kematian

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama morbiditas (kesakitan) dan mortalitas (kematian) di seluruh dunia, baik di negara berkembang maupun negara maju. Penyakit jantung koroner menjadi penyebab utama pada lebih dari 1/3 kematian pada individu berusia di atas 35 tahun. Umumnya penyakit jantung koroner dimiliki oleh pasien usia lanjut, namun penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 % – 6 % penyakit jantung coroner terjadi pada usia muda (usia < 45 tahun).

Sebagian besar keluhan yang dirasakan berupa nyeri dada yang khas (angina) yaitu rasa tertekan/berat dada yang menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, bahu atau ke daerah perut bagian atas. Selain itu terdapat gejala lain yang dapat menyertai, yaitu keringat dingin, mual/muntah, nyeri perut, sesak nafas, atau sampai pingsan. Hal ini dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) atau timbul pada aktivitas ringan sampai berat. Namun, PJK tidak selalu memiliki gejala yang khas, atau ada juga yang tidak bergejala dan diketahui saat cek kesehatan rutin.

Jika terdapat penyempitan bermakna, yaitu terdapat penyempitan lebih dari 50% lumen pembuluh darah, maka harus dilakukan intervensi. Berberapa tindakan intervensi yang dapat diambil berupa tindakan kateterisasi dengan atau tanpa pemasangan stent atau yang biasa disebut ring/cincin di dalam pembuluh darah koroner agar aliran yang tertutup/penyempitan terbuka kembali. Tindakan kateterisasi tersebut dilakukan oleh dokter spesialis jantung intervensi.

Operasi Bedah Pintas Arteri Koroner dapat Membantu Atasi Sumbatan di Jantung

Tindakan operasi bedah pintas arteri koroner menjadi pilihan utama bila penyumbatan atau penyempitan tidak dapat ditangani dengan tindakan intervensi. Beberapa keadaan tersebut diantaranya terdapat penyumbatan total, penyempitan pada cabang utama kiri, lesi yang panjang, serta penyumbatan di tiga pembuluh darah koroner, dan kondisi-kondisi khusus lainnya.

Tindakan bedah pintas arteri koroner (coronary artery bypass graft surgery, CABG) dilakukan oleh dokter spesialis bedah jantung (Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular, BTKV). Tujuan operasi bypass adalah memberikan aliran darah ke otot jantung melalui pembuluh darah baru (graft) yang diambil dari bagian tubuh lain. Ibarat seperti jalan yang macet, terputus atau buntu, maka dibuat jembatan layang baru melewati daerah yang macet agar dapat sampai ke daerah tujuan.

Operasi ini dilakukan dengan pembiusan total, dan dipantau keadaaan pasien setiap detiknya dengan menggunakan monitoring invasive. Tahapan operasi tersebut meliputi pembukaan dinding dada untuk mencapai organ jantung, kemudian pembuluh darah yang baru sebagai graft diambil (biasanya pembuluh darah di tungkai, dinding dada, dan lengan).

Selanjutnya masuk ke tindakan utama yaitu membuat bypass graft ke target pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Operasi dapat dilakukan dalam keadaan jantung berhenti, namun darah tetap beredar ke seluruh tubuh melalui mesin jantung paru (cardiopulmonary bypass, CPB).

Setelah selesai tindakan pemasangan graft, jantung kembali berdenyut dan mesin jantung paru dilepaskan, dinding dada kembali ditutup. Selesai operasi, pasien dipantau di ICU dan bila kondisi stabil, dipindahkan ke ruangan biasa hingga dapat dipulangkan rawat jalan dengan total perawatan 5-7 hari.

Tindakan operasi ini didukung penuh oleh tim dokter yang lengkap. Mulai dari persiapan operasi sampai pasca operasi, pasien ditangani oleh beberapa spesialis yaitu, dokter BTKV, anestesi, jantung, penyakit dalam, paru, rehab-medik, gizi, THT, gigi, dan spesialisasi lain terkait kondisi yang dibutuhkan pasien.

Saat tindakan operasi terdapat tim khusus kamar operasi bedah jantung, terdiri dari dokter BTKV, dokter anestesi konsultan kardiovaskular, perawat khusus bedah jantung, penata anestesi khusus bedah jantung, dokter dan perawat perfusi yang menjalankan mesin jantung paru (perfusionist), dan tim penunjang lainnya.

Hal yang patut kita syukuri adalah kota Pekanbaru memiliki 3 pusat jantung yang dapat melayani sampai tindakan operasi bedah jantung, dimana provinsi lain bahkan belum mempunyai pusat jantung. Tentu pelayanan ini tidak kurang standarnya jika dibandingkan dengan kota-kota besar di Indonesia lainnya, di luar negeri, atau di manapun sehingga masyarakat Pekanbaru dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Akses pelayanan bedah jantung ini diharapkan dapat melayani masyarakat yang membutuhkan khususnya di daerah Riau dan sekitarnya terutama di era pandemi ini. “Pusat pelayanan bedah jantung, dari Riau untuk Indonesia.”

Spesial Promo